Saturday, April 7, 2012

Ada biru, yang terlukis pucat bersama luapan debu...
Menggamit lengah setiap senantiasanya...

Ada Ragu, yang meringis tepat menyala sayu...
Berkelakar terang setiap cahayanya...

Ada  biru, menggetar bertalu mengganti seribu...
Tak ada junjung dalam ceritanya...

Sebegitu hamparannya menyelasar...
Dan satu tetesnya menelikung...
Bukan Biru jika tak berseru, meskipun hilang
Raib dilamun dahulu.....


Yogyakarta, April 7th 2012

Categories:

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!