Tuesday, October 25, 2011


Saat itu, jengah nyanyian matahari menderita...
Tangguh panasnya membuat jejak...
Membiarkan lewat musim sesudahnya...
Dipetik huru hara kekeringan...
Lantas...
Seribu butir embun pun tak mampu....
Ada alir yang meresap...
Cepat....
Membiarkan musim lewat sesudahnya...


Yogyakarta, 25 Oktober 2011
Categories:

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!